Hati-hati dalam Berkendaraan: Titik rawan kecelakaan di Kuamang-kuning
Beberapa saat yang lalu, kuamang kuning SPA, Jambi digegerkan oleh rentetetan kejadian kecelakaan akibat kendaraan. Baik kendaraan roda dua (sepeda motor) maupun kendaraan roda empat (mobil). Yang namanya kecelakaan, dimana-mana juga pasti membuat geger warga. Tidak sedikit warga yang pengen nonton apa yang terjadi.
Dampak dari kecelakaan pun beragam. Korban ada yang mengalami luka ringan, luka sedang, luka berat, bahkan hingga mengalami kematian. Tapi tidak sedikit juga yang selamat alias sehat wa-alfiat, tidak terkena luka apa-apa, tapi yang namanya kecelakaan, tetap saja, motornya rusak. Bahkan ada juga mobilnya yang jadi rongsokan. Karena mobilnya ringsek, hancur tinggal separo, demikian ungkap salah satu teman sambil bergurau.
Jika kita amati, angka kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia memang tergolong sangat tinggi. Hampir tiap jam bahkan tiap menit ada peristiwa kecelakaan akibat kendaraan bermotor.
Jalan raya rawan kecelakaan di kuamang-kuning
Sebagai kota yang sedang berkembang, kuamang kuning pun kini menjelma menjadi kota impian bagi siapa saja. Jalanan yang mulus, diaspal dan asri (dengan sedikit lengang pada jam-jam tertentu), menjadi pemicu bagi pengendara bermotor untuk ngebut alias tancap gas. Alhasil, sikap tancap gas gaya valentino rossi inilah yang menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Berikut adalah jalanan yang sering jadi langganan terjadinya kecelakaan dikuamang kuning. Jalanan dikuamang kuning ini mungkin masih belum lengkap. Apalagi yang namanya kecelakaan memang tidak pernah pandang bulu. Jalanan apapun bisa terjadi kecelakaan.
1. Tikungan suling unit 14. Lokasi tikungan persisnya, kira-kira pertengahan antara unit 9 dan unit 14. Dinamakan suling karena tikungannya berbentuk suling, dan konon katanya pada medio tahun 1990an, ada pemain musik dangdut (suling) yang meninggal disana akibat kecelakaan.
2. Turunan-Tanjakan TSM unit 9. Lokasi persisnya sekitar 400 meter dari jalan Tanjung unit 9 kearah muara bungo.
3. Tikungan Balai Desa Unit 9 (jalan anggrek). Lokasi persisnya tepat disamping kiri kantor balai desa unit 9.
4. Tikungan batak unit 9. Lokasi persisnya perbatasan antara unit 9 dengan unit 10. dinamakan tikungan batak, karena didaerah tersebut banyak dihuni oleh orang keturunan suku batak (bukan rasis-red).
5. Tikungan KUD unit 10. Lokasi persisnya setelah kantor KUD unit 10 ada tikungan yang sekaligus turunan kearah SPA. Bagi warga unit 10, tempat ini bukan tempat biasa. tetapi tempat yang Luar biasa karena hampir tiap tahun memakan korban.
6. Jalan gerbang doser (pintu masuk ke unit 15). Lokasi persisnya tepat didepan gerbang masuk unit 15 dari arah SPA. Dikatakan gerbang doser karena menurut sejarahnya, ada orang unit 10 yang bekerja sebagai sopir doser yang meninggal karena terpental dan dilindas doser yang dia bawa.
7. Tikungan pasar Unit 11. Lokasi persisnya tikungan jalan raya yang menuju ke unit 12. sekitar 300meter setelah pasar unit 11.
8. Jalan maut unit 12. Lokasi persisnya jalanan yang sering rusak, padahal sudah diperbaiki tetapi karena sistem pengairan dan drainase yang buruk, upaya perbaikan selalu gagal. Letaknya arah unit 13. dikatakan jalan maut karena sering banget kecelakaan maut di jalan tersebut.
9. Tanjakan-turunan Jembatan Kembar. Dikatakan jembatan kembar karena memang terdapat 2 jembatan putih yang kembar. dari SPA arah unit 11/unit 10 sekitar 2 km.
10. Tikungan jarwo. Sebuah pertigaan.tepatnya dipangkal jalan asahan SPA. disebut tikungan jarwo, karena ditikungan tersebut ada toko besar milik pak Jarwo. sekitar 350meter dari pasar SPA menuju unit 8.
Demikian, sedikit informasi jalanan/titik rawan kecelakaan di kuamang kuning. Memang masih banyak yg belum dituliskan. Tapi mudah-mudahan lain kali bisa dilanjutkan. Terutama jalan raya yang terbentang dari unit 18 hingga unit 5 dan sebagainya.





wah infonya akurat banget, terima kasih atas infonya jadi suatu saat jika aku dan keluarga pengin mudik ke kuamang ada banyak info tentang jalan di kuamang, maklum sudah lama sekali aku dan keluarga tdk pulang ke kuamang, salam tuk temen2 kuamang, khususnya kuamang kuning VI dan para alumni SMA N 2. tq