Ajang Bujang-Gadis dalam Upaya Menambah Wawasan Tentang Kebudayaan Daerah
Oleh : Amilia Putri
Mahasiswi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Sebelas Maret Surakarta, putra daerah Bungo.
Akhir bulan Oktober ini, Ajang Bujang-Gadis Bungo akan di mulai. Ajang ini diadakan dalam rangka Pekan Pesona Budaya Bungo 2009. Partisipan dalam ajang ini adalah perwakilan dari pribadi, daerah atau institusi pendidikan, seperti perwakilan dari Universitas dan Sekolah Menengah Atas. Tahun lalu, tepatnya akhir bulan November, penulis terpilih menjadi perwakilan Gadis dari SMA Negeri I Pelepat Ilir. Deretan schedule dimulai dengan wawancara tentang wawasan para perwakilan calon finalis Bujang Gadis tersebut. Mulai dari wawasan tentang kebudayaan di sekitar tempat tinggal yang terdiri dari masyarakat pluralis, sampai kebudayaan asli kabupaten Bungo serta secuil tentang kepemerintahannya. Dalam ajang seperti ini memang dituntut untuk mengetahui semua aspek dalam kabupaten bungo. Karena yang menjadi Bujang dan Gadis Bungo akan mewakili daerahnya ke ajang tingkat provinsi, jadi kualitas adalah nomor satu, the quality of brain, beauty, behaviour, and body, I think.
Berbicara mengenai kualitas, memang sudah seharusnya generasi muda bangsa mengetahui kebudayaan tanah kelahiran, tanah tempat tumbuh, hidup dan berkarya. Agar kita lebih mengenal habitat tempat kita tinggal, kita tidak hanya menyatu dengan variatifnya masyarakat, tetapi juga menyatu dengan kebudayaan daerah tersebut.
Ajang Bujang Gadis dapat dijadikan jalan untuk menggerakkan minat kaum muda terpelajar yang berpartisipasi dalam ajang ini untuk menambah wawasan tentang daerahnya. Tidak hanya mengetahui, setidaknya sedikit tambahan tentang kebudayaan, tetapi juga semakin meluas ke kebudayaan dalam suatu provinsi yang mencakup beberapa kabupaten. Kemudian kebudayaan nasional Indonesia, serta wawasan yang mengglobal, tentang dunia Internasional. Read more…
Pengantar Ilmu Politik I
Oleh : Amilia Putri
Oleh: Amilia Putri




Komentar Pengunjung