Mewaspadai penyakit ’selingkuh’

November 7, 2009 Amilia Putri Leave a comment

selingkuhTadi pagi sebuah stasiun televisi swasta nasional dalam sebuah beritanya mengulas tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan suami istri. baik pelakunya si pria maupun wanita. Tidak tanggung-tanggung, upaya penggebrekan pun dilakukan warga untuk mencari kebenaran atas perselingkuhan tersebut. Benar-benar pemandangan yang tidak mengenakkan, lagi enak-enak ’selingkuh’ dikamar gelap, malah digrebek sama suami dan puluhan warga kampung.

Kegiatan perselingkuhan atau lebih tepat disebut penyakit selingkuh, adalah kegiatan melakukan pembohongan atas komitmennya untuk hidup berpasangan, biasanya selingkuh dikaitkan dengan besaran kesetiaan seseorang. kenapa disebut penyakit, karena layaknya penyakit medis yang dapat menular dan mengakibatkan kesakitan, selingkuh adalah fenomena purba yang mampu berevolusi dizaman modern.

Oleh sebab itu, obat yang mujarab pun harus diupayakan dalam rangka mengobati dan bahkan mencegah perselingkuhan. obat itu adalah ikhlas, tulus dan setia. Ikhlas menempati urutan pertama, karena dengan keihklasan, kita dapat menerima pasangan apa adanya. jika pasangan kita memiliki kekurangan, maka jadikanlah kekurangan itu sebagai pelengkap kesempurnaan, karena pada dasarnya tidak ada manusia didunia ini yang sempurna. Pasrahkan segalanya pada Allah SWT, karena yang maha sempurna hanyalah milik-Nya.

urutan kedua adalah tulus, tulus bermakna jalani apa adanya, jangan dibuat-buat, bukan karena masih baru, lantas dibuat-buat mesra, dibuat-buat senang dan lain sebagainya. ketulusan dalam mencintai dan menyayangi pasangan adalah simbol kualitas kepribadian seseorang. Biasanya, ketulusan akan muncul dan tampak pada saat hubungan memasuki usia lanjut.

Urutan ketiga atau urutan terakhir adalah setia. Bukan selingkuh tiada akhir. tetapi bukti kongkret atas kedua obat diatas. dua obat tersebut diatas jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh maka akan terlihat dengan sebuah kesetiaan. ya, setia! satu kata yang sering diungkapkan. tetapi tidak sedikit yang mampu membuktikan!. Adakah pembaca yang akan mengikuti jejak saya untuk setia? mari kita kampanyekan obat selingkuh ini. Ikhklas, Tulus dan setia !

Categories: Sisi lain

Facebook menjadi media komunikasi modern

November 6, 2009 Amilia Putri Leave a comment

facebookDalam kehidupan yang bertahta teknologi dan informasi yang serba canggih seperti sekarang ini, keberadaan media komunikasi massa seperti facebook ternyata mampu menjadi wahana baru dalam komunikasi massa masyarakat Indonesia. Tak pelak, komunikasi politik seperti kampanye pun kini banyak menggunakan media facebook untuk menggalang massa. Tidak ketinggalan, group-group yang disediakan oleh facebook benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengumpulkan massa. mulai dari group geng/kumpulan kecil, group sosial, group budaya, group seminat/sehobi, group seorganisasi, group profesi, hingga group untuk mencari dukungan atas beberapa masalah yang sedang muncul ditengah-tengah masyarakat.

Fenomena ini cukup menarik, orang sekarang akan dengan mudah mendapatkan forum sebagai tempat untuk mengekspresikan apa keinginannya. Bahkan usul/kritik, sarannya pun kini dengan mudah dikemukakan dengan bergabung dalam suatu group. seperti contoh adalah group dukungan terhadap kasus pritta mulyasari dengan dakwaan pencemaran nama baik oleh salahsatu rumah sakit di Tangerang, para facebooker dengan semangat yang luar biasa mendukung agar pritta dibebaskan dari dakwaan pada medio tahun 2009 yang lalu.

Pada saat inipun, ditengah permasalahan cicak vs buaya yang menggambarkan tentang permasalahan antara KPK dengan pihak lain (baca; kepolisian RI), muncul group dukung KPK atau dukung bibit-chandra. terlepas dari kasus yang saat ini sedang berjalan, yang jelas facebook muncul menjadi media modern yang sangat berpengaruh sebagai tempat diskusi, curhat, menggalang dukungan, bahkan menggalang dana pun dapat dilakukan melalui facebook.

Sungguh, facebook yang diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg yang awalnya dibuat sebagai wahana untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard, kini telah menjelma dan menjamur menjadi media komunikasi modern hingga diseluruh pelosok tanah air di Indonesia.

Categories: Kehidupan sosial

Hati-hati dalam Berkendaraan: Titik rawan kecelakaan di Kuamang-kuning

November 5, 2009 Amilia Putri Leave a comment

kecelakaan di jembatan kembar 2009Beberapa saat yang lalu, kuamang kuning SPA, Jambi digegerkan oleh rentetetan kejadian kecelakaan akibat kendaraan. Baik kendaraan roda dua (sepeda motor) maupun kendaraan roda empat (mobil). Yang namanya kecelakaan, dimana-mana juga pasti membuat geger warga. Tidak sedikit warga yang pengen nonton apa yang terjadi.

Dampak dari kecelakaan pun beragam. Korban ada yang mengalami luka ringan, luka sedang, luka berat, bahkan hingga mengalami kematian. Tapi tidak sedikit juga yang selamat alias sehat wa-alfiat, tidak terkena luka apa-apa, tapi yang namanya kecelakaan, tetap saja, motornya rusak. Bahkan ada juga mobilnya yang jadi rongsokan. Karena mobilnya ringsek, hancur tinggal separo, demikian ungkap salah satu teman sambil bergurau.

Jika kita amati, angka kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia memang tergolong sangat tinggi. Hampir tiap jam bahkan tiap menit ada peristiwa kecelakaan akibat kendaraan bermotor.

Jalan raya rawan kecelakaan di kuamang-kuning
Sebagai kota yang sedang berkembang, kuamang kuning pun kini menjelma menjadi kota impian bagi siapa saja. Jalanan yang mulus, diaspal dan asri (dengan sedikit lengang pada jam-jam tertentu), menjadi pemicu bagi pengendara bermotor untuk ngebut alias tancap gas. Alhasil, sikap tancap gas gaya valentino rossi inilah yang menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Berikut adalah jalanan yang sering jadi langganan terjadinya kecelakaan dikuamang kuning. Jalanan dikuamang kuning ini mungkin masih belum lengkap. Apalagi yang namanya kecelakaan memang tidak pernah pandang bulu. Jalanan apapun bisa terjadi kecelakaan.

1. Tikungan suling unit 14. Lokasi tikungan persisnya, kira-kira pertengahan antara unit 9 dan unit 14. Dinamakan suling karena tikungannya berbentuk suling, dan konon katanya pada medio tahun 1990an, ada pemain musik dangdut (suling) yang meninggal disana akibat kecelakaan.

2. Turunan-Tanjakan TSM unit 9. Lokasi persisnya sekitar 400 meter dari jalan Tanjung unit 9 kearah muara bungo.

3. Tikungan Balai Desa Unit 9 (jalan anggrek). Lokasi persisnya tepat disamping kiri kantor balai desa unit 9.

4. Tikungan batak unit 9. Lokasi persisnya perbatasan antara unit 9 dengan unit 10. dinamakan tikungan batak, karena didaerah tersebut banyak dihuni oleh orang keturunan suku batak (bukan rasis-red).

5. Tikungan KUD unit 10. Lokasi persisnya setelah kantor KUD unit 10 ada tikungan yang sekaligus turunan kearah SPA. Bagi warga unit 10, tempat ini bukan tempat biasa. tetapi tempat yang Luar biasa karena hampir tiap tahun memakan korban.

Read more…

Categories: Kehidupan sosial

Ajang Bujang-Gadis dalam Upaya Menambah Wawasan Tentang Kebudayaan Daerah

October 26, 2009 Amilia Putri 4 comments

Bujang Gadis_2008Oleh : Amilia Putri
Mahasiswi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Sebelas Maret Surakarta, putra daerah Bungo.

Akhir bulan Oktober ini, Ajang Bujang-Gadis Bungo akan di mulai. Ajang ini diadakan dalam rangka Pekan Pesona Budaya Bungo 2009. Partisipan dalam ajang ini adalah perwakilan dari pribadi, daerah atau institusi pendidikan, seperti perwakilan dari Universitas dan Sekolah Menengah Atas. Tahun lalu, tepatnya akhir bulan November, penulis terpilih menjadi perwakilan Gadis dari SMA Negeri I Pelepat Ilir. Deretan schedule dimulai dengan wawancara tentang wawasan para perwakilan calon finalis Bujang Gadis tersebut. Mulai dari wawasan tentang kebudayaan di sekitar tempat tinggal yang terdiri dari masyarakat pluralis, sampai kebudayaan asli kabupaten Bungo serta secuil tentang kepemerintahannya. Dalam ajang seperti ini memang dituntut untuk mengetahui semua aspek dalam kabupaten bungo. Karena yang menjadi Bujang dan Gadis Bungo akan mewakili daerahnya ke ajang tingkat provinsi, jadi kualitas adalah nomor satu, the quality of brain, beauty, behaviour, and body, I think.
Berbicara mengenai kualitas, memang sudah seharusnya generasi muda bangsa mengetahui kebudayaan tanah kelahiran, tanah tempat tumbuh, hidup dan berkarya. Agar kita lebih mengenal habitat tempat kita tinggal, kita tidak hanya menyatu dengan variatifnya masyarakat, tetapi juga menyatu dengan kebudayaan daerah tersebut.
Ajang Bujang Gadis dapat dijadikan jalan untuk menggerakkan minat kaum muda terpelajar yang berpartisipasi dalam ajang ini untuk menambah wawasan tentang daerahnya. Tidak hanya mengetahui, setidaknya sedikit tambahan tentang kebudayaan, tetapi juga semakin meluas ke kebudayaan dalam suatu provinsi yang mencakup beberapa kabupaten. Kemudian kebudayaan nasional Indonesia, serta wawasan yang mengglobal, tentang dunia Internasional. Read more…

Categories: Sisi lain

Harapan dari Rakyat…

October 24, 2009 Amilia Putri 1 comment

"SBY BERBUDI"Pengantar Ilmu Politik I
Nama : Amilia Putri
Prodi : Ilmu Komunikasi (FISIP) UNS
Setelah audisi menteri kemarin, banyak yang mengkritik dan menghujat SBY dalam penempatan pos menteri yang mayoritas diisi oleh partai koalisi. Bahkan masih ada yang demo menolak pemerintahan presiden terpilih SBY dan wakil presidennya, Boediono beserta susunan kabinet Indonesia Bersatu II di hari pengesahan kabinet baru beberapa waktu lalu di berbagai institusi pendidikan.
Saya berpendapat dalam hal ini, yaitu pos menteri yang merupakan jabatan politik, sehingga wajar-wajar saja jika diisi oleh aktivis politik yang berasal dari partai koalisi. Yang diperlukan sebagai calon menteri bukan hanya sekedar profesional dan mengerti tentang seluk-beluk jabatan yang akan di amanatkan, tetapi juga harus memiliki kepemimpinan, dan kemampuan memanajemen. Dan hal ini, sudah sesuai dengan para aktivis politik yang memang sudah terbiasa dalam hal kepemimpinan dan manajemen. Karena seorang profesional belum tentu memiliki kredibilitas dan juga amanah akan tugas yang diembannya. Calon menteri juga harus teruji kualitas kemoralannya dan memiliki kemampuan memimpin, selain keprofesionalisme-annnya.
Dan tidak seharusnya kita merongrong pemerintahan yang baru dibentuk dengan mendemonya, seakan-akan masih meragukan keterpilihannya. Bukankah Indonesia merupakan negara demokrasi yang menghargai hak-hak warga negara atas apa yang mereka tentukan untuk negara ini, dan pertanyaan tersebut terjawab dengan terpilihnya kembali SBY sebagai presiden di periode kedua ini. Walaupun sepertinya tidak masuk akal, dengan begitu ramainya masyarakat yang menjadi tidak simpati padanya dengan alasan masing-masing namun ternyata masih tetap mendapatkan suara mutlak pada pemilu yang lalu sehingga tidak perlu ada pemilu dua putaran.
Saya berharap kabinet yang sekarang bisa lebih mengemban amanah rakyat dan membuktikan pada kelompok-kelompok yang tidak respek pada mereka dengan suatu bukti kecil akan kemajuan di bidang tertentu dalam 100 hari awal perjalanan pemerintahan kabinet Indonesia Bersatu II ini. Marilah kita bersama-sama memberikan aura yang positif untuk bangsa ini. Saya pribadi cukup lelah dan bosan dengan hanya mendengarkan kenyataan bahwa bangsa ini terus-menerus memberikan aura negatif, yang pada akhirnya hanya menambah keterpurukan bangsa. Sudah terlalu sering rakyat dan pemimpin negara ini mengeluarkan statement-statement yang negatif, yang hanya akan menambah nilai negatif bangsa ini dimata semua orang. Yang hanya bisa membantu dengan doa, berdoalah untuk kebaikan bangsa ini kedepannya. Biarlah mereka yang terpilih untuk memimpin, mengurus bangsa ini, semoga segala urusannya yang menyangkut kepentingan bangsa ini diberi kemudahan. Amiin..

Longlive Indonesia…!

Categories: Sisi lain